Sukseskan On Desk Evaluasi Budaya Integritas, Ketua Tim ZI Apresiasi Soliditas Pegawai Lapas Banjar
Kode: Apel Pagi
Selasa, 20 Oktober 2026
Keberhasilan Lembaga Pemasyarakatan Banjar dalam menyelesaikan tahapan On Desk Evaluasi Anugerah Pembangunan Budaya Integritas (APBI) Pratama Tahun 2026 mendapat apresiasi dari Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) selaku Ketua Tim Pembangunan Zona Integritas Lapas Banjar, Muslihul Hayat Harahap. Apresiasi tersebut diberikan atas dedikasi, kerja sama, dan soliditas seluruh jajaran dalam mendukung kelancaran proses evaluasi.
Apresiasi tersebut disampaikan Muslihul Hayat Harahap saat memberikan arahan kepada jajaran pejabat struktural, staf, dan petugas pengamanan dalam kegiatan apel pagi di halaman Lapas Banjar, Selasa (20/10).
Menurutnya, kelancaran pelaksanaan evaluasi tidak terlepas dari kontribusi seluruh pegawai, khususnya tim kelompok kerja (pokja) yang telah menunjukkan tanggung jawab dan komitmen dalam mempersiapkan berbagai aspek penilaian, mulai dari pemenuhan data dukung hingga kesiapan pelaksanaan evaluasi.
"Terima kasih kepada seluruh tim pokja dan segenap pegawai yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam mempersiapkan serta mendukung pelaksanaan On Desk Evaluasi Budaya Integritas. Kelancaran kegiatan ini merupakan hasil kerja sama, kekompakan, dan komitmen seluruh jajaran. Ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan merupakan kekuatan penting dalam membangun organisasi yang berintegritas," ujar Muslihul Hayat Harahap.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan menyelesaikan tahapan evaluasi bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari proses berkelanjutan untuk memperkuat budaya integritas di lingkungan Lapas Banjar.
Ia mengajak seluruh pegawai untuk mempertahankan semangat kerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang telah terbangun selama proses evaluasi. Menurutnya, nilai-nilai integritas harus tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas, pengambilan keputusan, serta pemberian pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan.
"Semangat yang telah kita bangun bersama harus terus dijaga. Jangan sampai komitmen integritas hanya terlihat ketika menghadapi penilaian. Justru yang paling penting adalah bagaimana nilai-nilai tersebut menjadi kebiasaan dan budaya kerja dalam pelaksanaan tugas sehari-hari," tegasnya.
Momentum evaluasi APBI Pratama Tahun 2026 juga menjadi sarana refleksi bagi Lapas Banjar untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, memperkuat akuntabilitas dan transparansi, serta mengoptimalkan berbagai inovasi pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan warga binaan.
Melalui semangat kebersamaan tersebut, Lapas Banjar berkomitmen untuk terus memperkuat pembangunan budaya integritas secara konsisten dan berkelanjutan. Komitmen ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang profesional, bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik, serta mendukung pencapaian predikat Anugrah Pembangunan Budaya Integritas (APBI) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.
(AT/Tim Humas Lapas Banjar)
Apresiasi tersebut disampaikan Muslihul Hayat Harahap saat memberikan arahan kepada jajaran pejabat struktural, staf, dan petugas pengamanan dalam kegiatan apel pagi di halaman Lapas Banjar, Selasa (20/10).
Menurutnya, kelancaran pelaksanaan evaluasi tidak terlepas dari kontribusi seluruh pegawai, khususnya tim kelompok kerja (pokja) yang telah menunjukkan tanggung jawab dan komitmen dalam mempersiapkan berbagai aspek penilaian, mulai dari pemenuhan data dukung hingga kesiapan pelaksanaan evaluasi.
"Terima kasih kepada seluruh tim pokja dan segenap pegawai yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam mempersiapkan serta mendukung pelaksanaan On Desk Evaluasi Budaya Integritas. Kelancaran kegiatan ini merupakan hasil kerja sama, kekompakan, dan komitmen seluruh jajaran. Ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan merupakan kekuatan penting dalam membangun organisasi yang berintegritas," ujar Muslihul Hayat Harahap.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan menyelesaikan tahapan evaluasi bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari proses berkelanjutan untuk memperkuat budaya integritas di lingkungan Lapas Banjar.
Ia mengajak seluruh pegawai untuk mempertahankan semangat kerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang telah terbangun selama proses evaluasi. Menurutnya, nilai-nilai integritas harus tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas, pengambilan keputusan, serta pemberian pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan.
"Semangat yang telah kita bangun bersama harus terus dijaga. Jangan sampai komitmen integritas hanya terlihat ketika menghadapi penilaian. Justru yang paling penting adalah bagaimana nilai-nilai tersebut menjadi kebiasaan dan budaya kerja dalam pelaksanaan tugas sehari-hari," tegasnya.
Momentum evaluasi APBI Pratama Tahun 2026 juga menjadi sarana refleksi bagi Lapas Banjar untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, memperkuat akuntabilitas dan transparansi, serta mengoptimalkan berbagai inovasi pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan warga binaan.
Melalui semangat kebersamaan tersebut, Lapas Banjar berkomitmen untuk terus memperkuat pembangunan budaya integritas secara konsisten dan berkelanjutan. Komitmen ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang profesional, bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik, serta mendukung pencapaian predikat Anugrah Pembangunan Budaya Integritas (APBI) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.
(AT/Tim Humas Lapas Banjar)
#sukseskan-on-desk-evaluasi-budaya-integritas-ketua-tim-zi-apresiasi-soliditas-pegawai-lapas-banjar
← Kembali