Perkuat Kompetensi Komunikasi dan Kemitraan Strategis, Lapas Banjar Ikuti Bimtek Kerja Sama dan Tata Kelola Kemenimipas
Kode: Rapat/zoom
Selasa, 20 Oktober 2026
KOTA BANJAR, 20 Oktober 2026** – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjar terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, adaptif, serta akuntabel. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan jajaran Lapas Banjar dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyelenggaraan Kerja Sama dan Tata Kelola Imigrasi dan Pemasyarakatan yang diselenggarakan oleh Biro Hukum dan Kerja Sama Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Senin hingga Selasa (19–20/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara hibrid ini dipusatkan di Ruang Rapat Notohatyanto, Lantai 7 Gedung Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jakarta. Sementara itu, jajaran Lapas Banjar mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting, dengan melibatkan pegawai di bidang Tata Usaha, jajaran Hubungan Masyarakat (Humas), serta petugas pengelola arsip dari setiap bidang di lingkungan Lapas Banjar.
Mengusung tema "Pengembangan Kapasitas Strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk Mendukung Kerja Sama dan Tata Kelola Imigrasi dan Pemasyarakatan yang Profesional, Adaptif, dan Berdaya Saing Global", kegiatan ini menjadi sarana penguatan kompetensi aparatur dalam menghadapi perkembangan kebutuhan organisasi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis.
Sejumlah materi strategis disampaikan dalam kegiatan tersebut, mulai dari pengembangan kapasitas aparatur, peningkatan keterampilan berbicara di depan publik (*public speaking*), penerapan komunikasi yang efektif, hingga penguatan strategi kerja sama dan kemitraan antarlembaga. Materi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pegawai dalam membangun komunikasi kelembagaan yang baik, mengelola hubungan dengan pemangku kepentingan, serta mendukung penyelenggaraan tata kelola organisasi yang lebih efektif.
Keikutsertaan pegawai Tata Usaha, Humas, dan pengelola arsip dari setiap bidang juga menjadi bagian penting dalam mendorong keselarasan pelaksanaan tugas administrasi, pengelolaan informasi, dokumentasi, serta komunikasi publik di lingkungan Lapas Banjar. Melalui peningkatan pemahaman tersebut, diharapkan setiap bidang mampu memperkuat koordinasi internal sekaligus mendukung terwujudnya sistem kerja yang tertib, terintegrasi, dan akuntabel.
Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo, menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi pegawai merupakan salah satu langkah penting dalam membangun organisasi pemasyarakatan yang responsif terhadap perkembangan kebijakan dan kebutuhan masyarakat.
"Peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi perhatian penting bagi kami. Melalui bimbingan teknis ini, kami ingin memastikan jajaran Lapas Banjar memiliki pemahaman dan keterampilan yang semakin baik, khususnya dalam membangun komunikasi yang efektif, memperkuat kerja sama kelembagaan, serta menjalankan tata kelola administrasi yang profesional dan akuntabel," ujar Tutut Prasetyo.
Lebih lanjut, Tutut menekankan bahwa kemampuan komunikasi yang baik perlu didukung dengan koordinasi lintas bidang, pengelolaan informasi yang tertib, serta dokumentasi dan pengarsipan yang sistematis. Menurutnya, seluruh unsur tersebut memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan.
"Kami berharap ilmu dan wawasan yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan bimbingan teknis semata, tetapi benar-benar diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Baik jajaran Tata Usaha, Humas, maupun pengelola arsip memiliki peran yang saling mendukung dalam membangun tata kelola organisasi yang tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan," tambahnya.
Partisipasi dalam kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi Lapas Banjar untuk terus memperkuat sinergi antarfungsi, meningkatkan efektivitas komunikasi organisasi, serta mengembangkan hubungan kerja sama yang produktif dengan berbagai pemangku kepentingan.
Melalui penguatan kompetensi yang berkelanjutan, Lapas Banjar berkomitmen menghadirkan tata kelola pemasyarakatan yang semakin profesional, inovatif, dan berintegritas. Langkah ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
**(ULFA/Tim Humas Lapas Banjar)**
Kegiatan yang berlangsung secara hibrid ini dipusatkan di Ruang Rapat Notohatyanto, Lantai 7 Gedung Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jakarta. Sementara itu, jajaran Lapas Banjar mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting, dengan melibatkan pegawai di bidang Tata Usaha, jajaran Hubungan Masyarakat (Humas), serta petugas pengelola arsip dari setiap bidang di lingkungan Lapas Banjar.
Mengusung tema "Pengembangan Kapasitas Strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk Mendukung Kerja Sama dan Tata Kelola Imigrasi dan Pemasyarakatan yang Profesional, Adaptif, dan Berdaya Saing Global", kegiatan ini menjadi sarana penguatan kompetensi aparatur dalam menghadapi perkembangan kebutuhan organisasi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis.
Sejumlah materi strategis disampaikan dalam kegiatan tersebut, mulai dari pengembangan kapasitas aparatur, peningkatan keterampilan berbicara di depan publik (*public speaking*), penerapan komunikasi yang efektif, hingga penguatan strategi kerja sama dan kemitraan antarlembaga. Materi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pegawai dalam membangun komunikasi kelembagaan yang baik, mengelola hubungan dengan pemangku kepentingan, serta mendukung penyelenggaraan tata kelola organisasi yang lebih efektif.
Keikutsertaan pegawai Tata Usaha, Humas, dan pengelola arsip dari setiap bidang juga menjadi bagian penting dalam mendorong keselarasan pelaksanaan tugas administrasi, pengelolaan informasi, dokumentasi, serta komunikasi publik di lingkungan Lapas Banjar. Melalui peningkatan pemahaman tersebut, diharapkan setiap bidang mampu memperkuat koordinasi internal sekaligus mendukung terwujudnya sistem kerja yang tertib, terintegrasi, dan akuntabel.
Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo, menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi pegawai merupakan salah satu langkah penting dalam membangun organisasi pemasyarakatan yang responsif terhadap perkembangan kebijakan dan kebutuhan masyarakat.
"Peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi perhatian penting bagi kami. Melalui bimbingan teknis ini, kami ingin memastikan jajaran Lapas Banjar memiliki pemahaman dan keterampilan yang semakin baik, khususnya dalam membangun komunikasi yang efektif, memperkuat kerja sama kelembagaan, serta menjalankan tata kelola administrasi yang profesional dan akuntabel," ujar Tutut Prasetyo.
Lebih lanjut, Tutut menekankan bahwa kemampuan komunikasi yang baik perlu didukung dengan koordinasi lintas bidang, pengelolaan informasi yang tertib, serta dokumentasi dan pengarsipan yang sistematis. Menurutnya, seluruh unsur tersebut memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan.
"Kami berharap ilmu dan wawasan yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan bimbingan teknis semata, tetapi benar-benar diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Baik jajaran Tata Usaha, Humas, maupun pengelola arsip memiliki peran yang saling mendukung dalam membangun tata kelola organisasi yang tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan," tambahnya.
Partisipasi dalam kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi Lapas Banjar untuk terus memperkuat sinergi antarfungsi, meningkatkan efektivitas komunikasi organisasi, serta mengembangkan hubungan kerja sama yang produktif dengan berbagai pemangku kepentingan.
Melalui penguatan kompetensi yang berkelanjutan, Lapas Banjar berkomitmen menghadirkan tata kelola pemasyarakatan yang semakin profesional, inovatif, dan berintegritas. Langkah ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
**(ULFA/Tim Humas Lapas Banjar)**
#perkuat-kompetensi-komunikasi-dan-kemitraan-strategis-lapas-banjar-ikuti-bimtek-kerja-sama-dan-tata-kelola-kemenimipas
← Kembali