UPACARA HARI KESADARAN NASIONAL LAPAS BANJAR PERKUAT WAWASAN KEBANGSAAN WARGA BINAAN
Kode: Upacara
Jumat, 17 Juli 2026
Banjar – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjar melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional yang diikuti seluruh jajaran pegawai serta warga binaan di lapangan upacara Lapas Banjar. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat integritas dan disiplin pegawai sekaligus sebagai sarana pembinaan wawasan kebangsaan bagi warga binaan.
Upacara Hari Kesadaran Nasional merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air, meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, serta memperkuat pemahaman warga binaan terhadap nilai-nilai Pancasila. Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan mampu memahami pentingnya persatuan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta penghormatan terhadap simbol-simbol negara.
Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat, diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Rilo Restu Prambudi, menyampaikan amanat mengenai pentingnya integritas, profesionalisme, loyalitas, serta kedisiplinan dalam melaksanakan tugas.
Dalam amanatnya, Rilo mengajak seluruh petugas menjadikan Hari Kesadaran Nasional sebagai momentum refleksi untuk meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat sinergi, serta memberikan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Ia juga mengingatkan warga binaan agar mengikuti seluruh program pembinaan secara sungguh-sungguh. Penanaman wawasan kebangsaan diharapkan dapat membentuk sikap positif, meningkatkan kesadaran hukum, serta mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali dan berperan secara produktif di tengah masyarakat.
"Melalui Upacara Hari Kesadaran Nasional ini, seluruh jajaran diharapkan terus memperkuat disiplin, menjaga integritas, serta melaksanakan tugas dan fungsi dengan penuh tanggung jawab. Bagi warga binaan, kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat persatuan, dan kesadaran sebagai bagian dari bangsa Indonesia," ujarnya.
Pelaksanaan upacara tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi pembinaan wawasan kebangsaan di lingkungan Lapas Banjar. Keikutsertaan warga binaan dalam rangkaian upacara diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, kedisiplinan, serta penghormatan terhadap dasar negara dan konstitusi.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Lapas Banjar dalam mendukung reformasi birokrasi serta mewujudkan budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan selaras dengan nilai-nilai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pembinaan yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, mental, dan kepribadian warga binaan.
Melalui pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional, Lapas Banjar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan, memperkuat budaya kerja yang disiplin, serta mengoptimalkan program pembinaan kepribadian bagi warga binaan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung proses reintegrasi sosial sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang prima dan berorientasi pada pemulihan.
Upacara Hari Kesadaran Nasional merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air, meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, serta memperkuat pemahaman warga binaan terhadap nilai-nilai Pancasila. Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan mampu memahami pentingnya persatuan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta penghormatan terhadap simbol-simbol negara.
Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat, diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Rilo Restu Prambudi, menyampaikan amanat mengenai pentingnya integritas, profesionalisme, loyalitas, serta kedisiplinan dalam melaksanakan tugas.
Dalam amanatnya, Rilo mengajak seluruh petugas menjadikan Hari Kesadaran Nasional sebagai momentum refleksi untuk meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat sinergi, serta memberikan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Ia juga mengingatkan warga binaan agar mengikuti seluruh program pembinaan secara sungguh-sungguh. Penanaman wawasan kebangsaan diharapkan dapat membentuk sikap positif, meningkatkan kesadaran hukum, serta mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali dan berperan secara produktif di tengah masyarakat.
"Melalui Upacara Hari Kesadaran Nasional ini, seluruh jajaran diharapkan terus memperkuat disiplin, menjaga integritas, serta melaksanakan tugas dan fungsi dengan penuh tanggung jawab. Bagi warga binaan, kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat persatuan, dan kesadaran sebagai bagian dari bangsa Indonesia," ujarnya.
Pelaksanaan upacara tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi pembinaan wawasan kebangsaan di lingkungan Lapas Banjar. Keikutsertaan warga binaan dalam rangkaian upacara diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, kedisiplinan, serta penghormatan terhadap dasar negara dan konstitusi.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Lapas Banjar dalam mendukung reformasi birokrasi serta mewujudkan budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan selaras dengan nilai-nilai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pembinaan yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, mental, dan kepribadian warga binaan.
Melalui pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional, Lapas Banjar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan, memperkuat budaya kerja yang disiplin, serta mengoptimalkan program pembinaan kepribadian bagi warga binaan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung proses reintegrasi sosial sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang prima dan berorientasi pada pemulihan.
#upacara-hari-kesadaran-nasional-lapas-banjar-perkuat-wawasan-kebangsaan-warga-binaan
← Kembali