Lapas Banjar Perkuat Pembinaan Karakter Warga Binaan melalui Kegiatan Pramuka Secara Rutin
Kode: Pembinaan
Kamis, 09 Juli 2026
Banjar, 9 Juli 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui berbagai program yang positif dan berkelanjutan. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pembinaan kepramukaan yang dilaksanakan secara rutin sebagai sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan.
Kegiatan Pramuka diikuti oleh warga binaan yang telah memenuhi persyaratan dan dilaksanakan di lingkungan Lapas Banjar dengan pendampingan petugas serta pembina Pramuka. Berbagai materi diberikan, mulai dari latihan baris-berbaris, kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama tim, hingga penanaman nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, dan kepedulian terhadap sesama.
Melalui kegiatan ini, warga binaan dibekali berbagai nilai positif yang diharapkan mampu membentuk pribadi yang bertanggung jawab, mandiri, berintegritas, serta memiliki semangat untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.
Kepala Lapas Banjar menyampaikan bahwa pembinaan kepramukaan merupakan salah satu media pembentukan karakter yang efektif karena mengajarkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta kepemimpinan yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.
"Pramuka bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi wadah pembinaan karakter bagi warga binaan agar memiliki sikap disiplin, bertanggung jawab, serta siap kembali menjalankan peran sebagai anggota masyarakat yang baik setelah menyelesaikan masa pidananya," ujarnya.
Pembinaan kepramukaan juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan warga binaan menuju proses reintegrasi sosial. Melalui pengalaman belajar, berorganisasi, dan bekerja sama dalam setiap kegiatan, warga binaan diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri, keterampilan sosial, serta membangun pola pikir yang positif sebagai bekal untuk kembali diterima di tengah masyarakat.
Lapas Banjar meyakini bahwa keberhasilan pembinaan tidak hanya diukur dari kepatuhan selama menjalani masa pidana, tetapi juga dari kesiapan warga binaan untuk kembali menjalankan fungsi sosialnya secara produktif. Oleh karena itu, kegiatan Pramuka akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai salah satu bentuk implementasi sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan manusia seutuhnya.
Melalui pembinaan Pramuka yang rutin, Lapas Banjar berharap dapat mencetak warga binaan yang memiliki karakter kuat, jiwa nasionalisme, serta semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik, sehingga mampu berkontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa setelah kembali ke lingkungan sosialnya.
Kegiatan Pramuka diikuti oleh warga binaan yang telah memenuhi persyaratan dan dilaksanakan di lingkungan Lapas Banjar dengan pendampingan petugas serta pembina Pramuka. Berbagai materi diberikan, mulai dari latihan baris-berbaris, kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama tim, hingga penanaman nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, dan kepedulian terhadap sesama.
Melalui kegiatan ini, warga binaan dibekali berbagai nilai positif yang diharapkan mampu membentuk pribadi yang bertanggung jawab, mandiri, berintegritas, serta memiliki semangat untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.
Kepala Lapas Banjar menyampaikan bahwa pembinaan kepramukaan merupakan salah satu media pembentukan karakter yang efektif karena mengajarkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta kepemimpinan yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.
"Pramuka bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi wadah pembinaan karakter bagi warga binaan agar memiliki sikap disiplin, bertanggung jawab, serta siap kembali menjalankan peran sebagai anggota masyarakat yang baik setelah menyelesaikan masa pidananya," ujarnya.
Pembinaan kepramukaan juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan warga binaan menuju proses reintegrasi sosial. Melalui pengalaman belajar, berorganisasi, dan bekerja sama dalam setiap kegiatan, warga binaan diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri, keterampilan sosial, serta membangun pola pikir yang positif sebagai bekal untuk kembali diterima di tengah masyarakat.
Lapas Banjar meyakini bahwa keberhasilan pembinaan tidak hanya diukur dari kepatuhan selama menjalani masa pidana, tetapi juga dari kesiapan warga binaan untuk kembali menjalankan fungsi sosialnya secara produktif. Oleh karena itu, kegiatan Pramuka akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai salah satu bentuk implementasi sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan manusia seutuhnya.
Melalui pembinaan Pramuka yang rutin, Lapas Banjar berharap dapat mencetak warga binaan yang memiliki karakter kuat, jiwa nasionalisme, serta semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik, sehingga mampu berkontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa setelah kembali ke lingkungan sosialnya.
#lapas-banjar-perkuat-pembinaan-karakter-warga-binaan-melalui-kegiatan-pramuka-secara-rutin
← Kembali