Lapas Banjar Latih Warga Binaan Kembangkan Budidaya Hidroponik sebagai Bekal Kemandirian
Kode: Lapas Banjar Latih Warga Binaan Kembangkan Budidaya Hidroponik sebagai Bekal Kemandirian
Selasa, 14 Juli 2026
Banjar, 14 Juli 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjar terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan budidaya sayuran hidroponik di area greenhouse. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendampingan langsung oleh petugas sebagai bentuk pembinaan keterampilan yang produktif dan berkelanjutan.
Pada kegiatan tersebut, petugas bersama warga binaan melakukan perawatan tanaman hidroponik, mulai dari pengecekan pertumbuhan tanaman, memastikan kondisi media tanam, hingga menjaga kualitas nutrisi agar tanaman dapat tumbuh secara optimal. Sayuran yang dibudidayakan tampak tumbuh subur sebagai hasil dari perawatan yang dilakukan secara rutin.
Program hidroponik merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada warga binaan di bidang pertanian modern. Selain meningkatkan produktivitas, kegiatan ini juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta semangat untuk terus berkarya selama menjalani masa pidana.
Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan.
"Melalui kegiatan budidaya hidroponik ini, warga binaan tidak hanya mengisi waktu dengan aktivitas yang positif, tetapi juga memperoleh keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. Kami berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang memberikan manfaat nyata sesuai dengan tujuan Sistem Pemasyarakatan," ujar Kalapas.
Selain mendukung ketahanan pangan di lingkungan Lapas, hasil budidaya hidroponik juga diharapkan mampu memberikan nilai ekonomis serta meningkatkan kepercayaan diri warga binaan melalui karya yang dihasilkan.
Lapas Banjar akan terus mengembangkan berbagai program pembinaan yang inovatif sebagai implementasi semangat Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya warga binaan yang lebih mandiri, produktif, dan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya.
Pada kegiatan tersebut, petugas bersama warga binaan melakukan perawatan tanaman hidroponik, mulai dari pengecekan pertumbuhan tanaman, memastikan kondisi media tanam, hingga menjaga kualitas nutrisi agar tanaman dapat tumbuh secara optimal. Sayuran yang dibudidayakan tampak tumbuh subur sebagai hasil dari perawatan yang dilakukan secara rutin.
Program hidroponik merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada warga binaan di bidang pertanian modern. Selain meningkatkan produktivitas, kegiatan ini juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta semangat untuk terus berkarya selama menjalani masa pidana.
Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan.
"Melalui kegiatan budidaya hidroponik ini, warga binaan tidak hanya mengisi waktu dengan aktivitas yang positif, tetapi juga memperoleh keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. Kami berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang memberikan manfaat nyata sesuai dengan tujuan Sistem Pemasyarakatan," ujar Kalapas.
Selain mendukung ketahanan pangan di lingkungan Lapas, hasil budidaya hidroponik juga diharapkan mampu memberikan nilai ekonomis serta meningkatkan kepercayaan diri warga binaan melalui karya yang dihasilkan.
Lapas Banjar akan terus mengembangkan berbagai program pembinaan yang inovatif sebagai implementasi semangat Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya warga binaan yang lebih mandiri, produktif, dan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya.
#lapas-banjar-latih-warga-binaan-kembangkan-budidaya-hidroponik-sebagai-bekal-kemandirian
← Kembali