Lapas Banjar Hadir untuk Masyarakat, 10 Warga Binaan Terlibat dalam Program Bedah Rumah

Lapas Banjar Hadir untuk Masyarakat, 10 Warga Binaan Terlibat dalam Program Bedah Rumah

Kode: Lapas Banjar Hadir untuk Masyarakat, Rabu, 14 Oktober 2026
*BANJAR* – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjar turut berpartisipasi dalam program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang diinisiasi oleh Jabar Bergerak Kota Banjar bersama Pemerintah Kota Banjar, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta berbagai pihak lainnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak, Rabu (14/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 warga binaan Lapas Banjar dilibatkan dalam proses pembangunan rumah milik Unus, warga Lingkungan Sukamanah, Kelurahan Pataruman, Kota Banjar. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan pengawalan dan pendampingan petugas Lapas Banjar guna memastikan proses kegiatan berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan.

Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo, menyampaikan bahwa keterlibatan warga binaan dalam kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan yang diarahkan untuk menumbuhkan kepedulian, tanggung jawab, serta kemampuan berinteraksi secara positif dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk menumbuhkan kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan rasa tanggung jawab. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran sehingga mereka semakin siap menjadi pribadi yang lebih baik dan mampu memberikan manfaat ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Tutut Prasetyo.

Program bedah rumah tersebut bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman. Sinergi antara pemerintah, organisasi sosial, lembaga zakat, serta berbagai unsur masyarakat diharapkan dapat meringankan beban penerima manfaat sekaligus memperkuat budaya kepedulian dan gotong royong.

Partisipasi 10 warga binaan Lapas Banjar juga menjadi sarana pembinaan melalui penerapan langsung nilai-nilai positif, seperti kerja sama, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan gotong royong. Dengan pendampingan petugas, warga binaan dapat mengikuti kegiatan secara terarah sekaligus memperoleh pengalaman yang mendukung proses pembinaan dan reintegrasi sosial.

Keterlibatan Lapas Banjar dalam program tersebut menegaskan bahwa proses pembinaan pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada perubahan sikap dan perilaku selama menjalani masa pidana, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran sosial serta kesiapan warga binaan untuk kembali dan beradaptasi secara positif di tengah masyarakat.

Lapas Banjar berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan sosial serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga sosial, dan unsur masyarakat lainnya sebagai bagian dari pelaksanaan pembinaan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial.
#lapas-banjar-hadir-untuk-masyarakat-10-warga-binaan-terlibat-dalam-program-bedah-rumah
← Kembali